Setelah nonton season 1 nya, akhirnya rasa penasaran gw terbayar juga setelah nonton season 2 dari serial Skins. Di season kedua ini masih dengan tema yang sama, yaitu tentang konflik antara para remaja yang bersahabat.
Di season 2 ini juga jalinan konflik yang terjadi jauh berani dan lebih rumit. Belum lagi tokoh-tokoh yang sebelumnya bermain dalam season 1 penokohannya belum terlalu dalam, tapi di season 2 ini karakternya berkembang di luar dugaan.
Setelah mengalami kecelakaan dalam akhir cerita di season 1, Tony (Nicholas Hoult) mengalami amnesia dan kehilangan kemampuan motoriknya. Sehingga membutuhkan perhatian dan pelatihan khusus untuk mengembalikan semuanya. Sementara Michelle, sangat berharap Tony kembali padanya. Sayangnya Tony belum mampu mengembalikan semua ingatannya. Belum mampu menjalani kehidupan seperti biasa, Tony masih dibantu oleh adiknya, Effy. Dan selama Tony perlu bantuan, Effy selalu membantunya. Effy yang pada season 1 belum terlalu di ekspos, pada season 2 ini cukup memainkan banyak peran.
Di season ini juga, Cassie akhirnya bisa kembali pada Sid. Sementara Jalanda akhirnya menemukan cintanya yang ternyata sahabatnya sendiri. Maxie yang pada season 1 belum mendapat pacar, di season 2 ini mendapatkan kekasih. Dan Anwar, yang sebelumnya masih malu-malu berhubungan dengan wanita, kali ini terlihat seperti kuda lepas dari kandangnya.
Secara keseluruhan, pengembangan karakter tokoh sangat mengejutkan. Konflik lebih berani, tapi terkadang kurang greget. Namun penambahan karakter baru membuat serial ini tidak kehabisan napas karena selalu berkutat dengan karakter lama.
Namun yang disayangkan adalah, kita harus kehilangan karakter yang cukup berpengaruh di season ini. Selain itu ending pada bagian pamungkas agak sedikit mengecewakan, tipikal-tipikal film Indonesia menurut gw. Seharusnya terasa lebih keluar dari pakem, apalagi di season ini merupakan perpisahan tokoh-tokohnya yang akan digantikan dengan tokoh-tokoh baru di season 3 nanti. Apakah di season 3 ini Skins akan sebagus season 1 nya? Atau malah lebih buruk dari season 2 nya?
No comments:
Post a Comment