Monday, February 15, 2010

Percy is not Harry Potter!!

       Penasaran dengan gembar-gembor heboh soal film Percy Jackson and The Lightening Thief, akhirnya gw memuaskan rasa penasaran itu ke bioskop. Dan kalo diliat dari kursi sisa yang gw dapet (padahal gw beli tiket 45 menit sebelum tuh film mulai, tapi yang tersisa cuma 3 baris bangku depan aja) film ini bakal menyaingi kesuksesan Harry Potter Series.
    Bercerita tentang seorang anak yang bernama Percy (Logan Lerman), yang bingung karena guru di sekolahnya berubah menjadi monster dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahuinya yaitu tongkat petir Zeus. Namun seorang Chiron, memberitahukan kepadanya bahwa Percy seorang Demigod, yaitu manusia setengah dewa. Dan Percy merupakan keturunan dari Dewa Poseidon.

    Singkat cerita, Zeus menuduh Percy mencuri tongkat petir. Akhirnya Percy diamankan ke sebuah perkemahan khusus untuk para manusia Demigod. Disanalah ia berlatih untuk menjadi petarung.
       Suatu ketika, Hades datang untuk meminta tongkat petir yang dicuri Percy. Sebagai imbalan, Hades akan mengembalikan ibu Percy yang diculik oleh Hades. Tapi karena memang Percy tidak mencurinya, maka ia tidak bisa menyerahkan tongkat itu.
       Maka dengan bantuan Grover dan Annabeth, Percy memulai petualangannya untuk menemui Hades yang berada di dunia bawah alias neraka.
    Mampukah Percy mencapai kesana, sementara ia belum lama berlatih sebagai petarung? Akankah ia bertemu dengan Poseidon yang merupakan ayah biologisnya?


       Awalnya gw pikir nih film bakal sukses dan menjadi daftar utama film yang harus ditonton. Tapi setelah diliat, ternyata harapan itu cuma tinggal harapan. Konflik dalam cerita ini terlalu dangkal dan mudah ditebak. Selain itu, akting para pemainnya pun kurang menjiwai dan menurut gw belum sanggup membentuk karakter tokoh yang dimainkannya.
       Kalo dari segi penyutradaraan, nama Chris Columbus mungkin bisa menjadi jaminan. Apalagi efek-efek spesial film ini lumayan menghibur mata.
       Mungkin film ini bisa dibilang 'not bad' jika enggan dibilang 'buruk'.

No comments:

Post a Comment